Pengertian Freight Forwading


Freight Forwarding adalah perusahaan yang memiliki usaha dalam bidang pengangkutan barang secara keseluruhan, freight forwarding juga dapat berfungsi sebagai EMKL (Ekspedisi Muatan Kapal Laut), Pelayaran, Jasa kepabeanan, bahkan dapat juga berfungsi sebagai pengiriman door to door.

Usaha Jasa Pengurusan Transportasi (freight forwading) merupakan kegiatan usaha yang ditujukan dalam kepengurusan semua kegiatan yang diperlukan bagi terlaksananya pengiriman dan penerimaan barang melalui transportasi baik melalui jalur darat, laut atau maupun udara. Dalam hal ini kegiatan freight forwading dapat mencakup kegiatan :

1. penerimaan
2. penyimpanan
3. sortasi (Pengelompokan)
4. pengepakan (Packing)
5. pengukuran
6. penimbangan
7. pengurusan penyelesaian dokumen penerbitan dokumen angkut
8. perhitungan biaya angkut
9. klaim asuransi atas pengiriman barang

serta penyelesaian tagihan dan biaya-biaya lainnya berkaitan dengan pengiriman barang- barang tersebut sampai diterimanya oleh yang pihak pemesan barang.



Pihak-pihak Yang Berkaitan Dengan Freight Forwarding


1. Pemilik barang (penjual atau pembeli atau pihak lainnya)
2. Pihak Stevedore yang di Indonesia disebut dengan perusahaan Bongkar muat (PBM).
3. Cargo Surveyor sebagai pemeriksa barang di pelabuhan.
4. Pihak pengangkut barang (carier) serta dokumen muatannya.
5. Asuransi dan Bank dalam hal dokumentasi dan keamanan barang serta sistem barang yang terkait.
6. Badan dan Instansi pemerintah yang terkait seperti bea cukai, perdagangan, perhubungan, Dsb.